• Selasa, 27 September 2022

Grup Modalku Perluas Jaringan Ke Vietnam

- Rabu, 11 Mei 2022 | 14:15 WIB
Kelvin Teo, Co-founder & CEO Grup Modalku; Ryan Galloway, Country Director, Funding Societies Vietnam (Dok. Modalku)
Kelvin Teo, Co-founder & CEO Grup Modalku; Ryan Galloway, Country Director, Funding Societies Vietnam (Dok. Modalku)

TECHNODITION - Grup Modalku resmi perluas jaringan (ekspansi) ke Vietnam, pada Selasa (10/5). Peluncuran ini merupakan ekspansi pasar kelima dari Grup Modalku, dimana sebelumnya adalah Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Sebagai Platform pendanaan digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara, Grup Modalku memilih Vietnam karena dinilai masih terdapat kesenjangan finansial UMKM. Ekspansi ini menjadi langkah yang tepat bagi Grup Modalku untuk memberikan layanan yang optimal di Asia Tenggara.

Baca Juga: Fitur Baru WhatsApp Bisa Kirim File Hingga 2GB

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan sejak berdiri tahun 2015, visi perusahaan adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Asia Tenggara dengan membentuk dunia keuangan yang lebih inklusif.

"Oleh karena itu, Vietnam selalu menjadi bagian dari rencana ekspansi kami. Kondisi pandemi yang sudah mulai menurun merupakan saat yang tepat untuk membangun tim yang solid dengan veteran FinTech lokal, Ryan Galloway, dan mengamankan investasi dari raksasa teknologi VNG. Kami percaya bahwa Vietnam akan menjadi salah satu pasar terbesar kami melihat potensinya yang sangat besar,” ujar Reynold Wijaya dikutip dalam siaran pers, Selasa (10/5).

Baca Juga: TikTok Error, Begini Cara Mengatasinya

Di sisi lain, Kementerian Perencanaan dan Investasi Vietnam mencatat, sepanjang tahun 2020 sektor UMKM merupakan 98 persen bisnis yang beroperasi di Vietnam. Sektor ini telah memberikan lapangan pekerjaan terhadap lebih dari 5,6 juta orang dan menyumbang lebih dari USD 241 miliar atau 40% dari produk domestik bruto (PDB) Vietnam.

Meskipun demikian, kesenjangan antara jumlah UMKM terdaftar dengan jumlah bisnis yang beroperasi terus meningkat setiap tahunnya. Akses ke pendanaan merupakan salah satu hambatan terbesar bagi pertumbuhan UMKM di Vietnam dan diperburuk oleh pandemi COVID-19.

Baca Juga: Samsung Galaxy A23, Harganya Cuman 3 Jutaan

Halaman:

Editor: Yadi Lucky

Sumber: Siaran Pers Modalku

Tags

Terkini

Terpopuler

X