• Rabu, 30 November 2022

IDC: Pasar Smartphone RI Turun 12,4% Year On Year Pada 3Q22

- Selasa, 22 November 2022 | 11:58 WIB
Ilustrasi Smartphone (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Smartphone (Foto: Pixabay)

 

TECHNODITION - International Data Corporation’s (IDC) melaporkan pasar smartphone Indonesia kembali lesu pada kuartal III-2022. Penurunan terjadi sebesar 12,4% Year-on Year (YoY) dan 14,6% Quarter-on-Quarter (QoQ) atau mencapai 8,1 juta unit.

Associate Market Analyst IDC Indonesia, Vanessa Aurelia mengatakan pasar smartphone dalam negeri mengalami kelesuan akibat inflasi yang mencapai 5,95% YoY di bulan September karena dampak kenaikan harga BBM. Selain itu, meningkatnya harga bahan bakar juga berdampak negatif pada daya beli masyarakat dan permintaan pasar.

Baca Juga: Di 2030, Ekonomi Digital RI Potensi Capai 330 Miliar Dolar AS

“Tekanan lebih besar dirasakan oleh segmen ultra-low-end (<US$100) dan segmen low-end (US$100<200) sehingga jumlah pangsa keduanya turun menjadi 75% dari 81% di 3Q21, sedangkan segmen mid-range (US$200<US$400) terlihat tetap stabil. Sebaliknya, penguatan signifikan terlihat pada segmen >US$400, dimana permintaan di segmen ini relatif tidak elastis dibandingkan dengan segmen harga yang lebih rendah. Para vendor merilis produk mereka secara strategis, serta menawarkan berbagai diskon dan cashback untuk mendorong permintaan,” ujar Vanessa Aurelia dalam keterangan tertulis di Jakarta (15/11).

Pasar smartphone Indonesia diprediksi akan terus mengalami tekanan di tengah gejolak inflasi yang meroket serta kenaikan suku bunga. Pengiriman
smartphone pun secara keseluruhan di tahun 2022 diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

5 Perusahaan Smartphone Teratas (3Q22) (Sumber: IDC Quarterly Mobile Phone Tracker, 3Q22)

5 Smartphone Teratas versi IDC (3Q22)

  1. OPPO mempertahankan posisi pertamanya di 3Q22. Model A57 yang baru dirilis mendukung segmen low-end OPPO, bersama dengan lini A16. Di sisi lain, lini Reno8 yang juga baru dirilis berhasil meningkatkan portofolio mid-range OPPO, menjadi 44,1% dari total pengiriman OPPO pada 3Q22 dibandingkan dengan 3Q21 yang hanya sebesar 15,5%. Penawaran Reno8 5G juga berhasil mendorong pangsa OPPO di segmen 5G Indonesia menjadi 19,1% dari 6,5% pada 3Q21.
  2. Samsung berada di posisi kedua. Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold4 dan Galaxy Z Flip4, yang mampu meningkatkan portofolio foldable Samsung hingga hampir tiga kali lipat. Samsung berhasil menumbuhkan pangsa segmen low-end mereka menjadi 64,6% dari 50,6% pada 3Q21, dengan lini Galaxy A13 dan A03 sebagai faktor pendorong utama. Selain itu, Samsung juga meningkatkan pengiriman 5G mereka menjadi 24,4% dari total volume pengiriman, dari hanya 8,7% pada 3Q21. Peningkatan ini membantu Samsung mempertahankan predikatnya sebagai
    pemimpin pasar 5G di Indonesia.
  3. Vivo bertahan di posisi ketiga di 3Q22 seiring dengan peningkatan pangsa portfolio segmen mid-range mereka hingga dua kali lipat, yakni mencapai 14,8%. Peningkatan ini didukung oleh peluncuran model baru Y35 dan V25, dan juga seri T1 dan V23 yang sudah lebih dulu dirilis. Model X80, X80 Pro, dan V25 Pro yang baru dirilis memimpin kiprah vivo di segmen >US$400. Model-model yang sama juga turut mendukung peningkatan pengiriman 5G yang tumbuh sebesar 42,4% YoY.
  4. Xiaomi, di posisi keempat, meningkatkan pengiriman pada segmen <US$200 mereka menjadi 82,3% dari total keseluruhan pengiriman, dibandingkan dengan 63,2% di 3Q21. Peningkatan ini dipimpin oleh Redmi 10A dan Redmi 10C serta generasi sebelumnya, Redmi 9A dan 9C. Xiaomi berhasil menumbuhkan pangsa pengiriman 5G mereka menjadi 14,9% dari total keseluruhan pengiriman Xiaomi, dibandingkan dengan 13% di 3Q21. Pertumbuhan ini didukung oleh model-model seperti Poco F4 dan seri Redmi Note, serta Redmi 10 5G dan Mi 12 Lite yang baru dirilis. Xiaomi mempertahankan posisinya sebagai vendor yang menawarkan ponsel 5G dengan harga terendah di pasar.
  5. Realme bertahan di posisi kelima pada 3Q22. Segmen <US$200 realme tetap kuat dan stabil, dengan peluncuran Narzo 50i Prime dan lini model C30, serta model seri C dan Narzo lainnya. GT Neo 3 dan GT2 Pro turut mendukung pengiriman realme di segmen >US$400, yang tetap stabil di angka 2,3% dari total keseluruhan pengiriman realme.***

Editor: Yadi Lucky

Sumber: Rilis International Data Corporation’s (IDC)

Tags

Terkini

Mulai Besok! iPhone 14 Dibuka Pre-Order di Indonesia

Kamis, 27 Oktober 2022 | 13:51 WIB

Keren, WhatsApp Bakal Bisa Pakai Avatar

Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Samsung Luncurkan Galaxy A04, Harga Cuman Sejutaan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 07:38 WIB

WhatsApp Business Akan Hadir Layanan Premium

Senin, 10 Oktober 2022 | 13:47 WIB

Samsung Bangun Dunia Belanja Baru Berbasis Visual

Senin, 22 Agustus 2022 | 07:00 WIB

Oppo Reno 8 Series Rilis Hari Ini

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Lenovo Kolaborasi dengan Organisasi di Asia Pasifik 

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:30 WIB

TikTok Siapkan Aplikasi Game

Senin, 23 Mei 2022 | 11:00 WIB

Apple IOS 15.5 Resmi Dirilis, Ada Fitur Baru

Selasa, 17 Mei 2022 | 12:45 WIB

20 Tahun Beredar, Bye-bye iPod Touch

Selasa, 17 Mei 2022 | 07:05 WIB

TikTok Error, Begini Cara Mengatasinya

Senin, 9 Mei 2022 | 11:00 WIB

Samsung Galaxy A23, Harganya Cuman 3 Jutaan

Senin, 9 Mei 2022 | 09:00 WIB

Terpopuler

X